Assalamu’alaikum Mama semua.
Alhamdulillah sudah hari ke-7 challenge
menulis one day one post dari Kumpulan Emak Blogger dalam rangka menyambut Hari
Blogger Nasional tanggal 27 Oktober nanti. Saya gak nyangka kalau saya bisa
menulis one day one post dengan 1.000 kata di setiap postingannya.
Sebelumnya saya sudah bercerita
kalau saya mager berat untuk menulis blog, mulai dari kesibukan sehari-hari,
kelelahan, hingga moody yang tak berujung.
Ketika Kumpulan Emak Blogger mengumumkan challenge ini, sebenernya saya agak sangsi, apakah saya bisa melakukannya atau tidak. Akhirnya, dengan allahuma paksakeun, jadi juga nih, postingan one day one post.
Ahaha, aku bangga dengan diriku sendiri, ternyata
memang Man Jadda WaJada, ya, barang siapa bersungguh maka akan dapat.
Saya mengucapkan terima kasih
kepada KEB yang telah menginisiasi challenge ini. Karena memang sebaga orang ‘targeting’
saya harus dipaksa memiliki target agar setiap hari bisa produktif melakukan
sesuatu. Baik itu pekerjaan rumah, maupun pekerjaan saya sebagai blogger.
Saya merasa ingin pensiun dini
dari dunia blogging. Alasannya sudah saya tulis juga pada postingan pertama challenge
ini. Bombardir media sosial yang berbasis audio visual seperti Tik Tok dan Reels,
membuat saya berfikir, “Memang ada yang masih mau baca blog saya?”
Mungkin selain saya yang merasa
sudah tidak semangat ngeblog karena melihat media sosial/platform lain yang berkembang
pesat, setan pun ikut membisikkan agar saya mager dan tidak ngapa-ngapain,
wkwkwkwk.
Duh, memang ya, setan juga ikut
andil, deh, buat disalah-salahin, dari pada menyalahkan diri sendiri terus menerus,
hahaha.
“Tan, kamu yang membuatku rebahan
dan mager setiap hari, kan? Dengan alasan lelah dan ngga punya ide?!”
Kondisi ‘Job’ Blogger
Pada saat awal saya menjadi
blogger, mendapatkan ‘job’ dari blog merupakan sesuatu yang prestise. Banyak penawaran
menarik dari para brand untuk bekerja sama dengan blogger. Para Blogger pun
tidak menafikkan bahwa ngeblog adalah salah satu cara mendapatkan pundi-pundi
rupiah.
Namun seiring berjalannya waktu, ‘job’
blogger berpindah menjadi konten creator foto dan video. Bahkan, kalau dulu ‘job’ utama
adalah menulis di blog, dan membuat foto dan video adalah ‘sunnah’ sekarang jadi terbalik,
mwahaha. ‘Job’ yang beneran nulis itu justru semakin jarang, kebanyakan, ya, membuat konten foto dan video.
Blogger juga sebagai conten
creator, memang tidak ada salahnya untuk selalu berkembang dan beradaptasi
dengan zaman. Hanya saja, energi yang tadinya tersedia untuk menulis, beralih fungsi untuk membuat
konten video, baik untuk reels atau Tik Tok. Semuanya tentu sah-sah saja,
banyak kok blogger yang justru sukses dan meraih passion-nya ketika membuat konten
video.
Melakukan Re-Orientasi
Karena melihat kondisi ‘job’ yang
tidak ‘ideal’ memang hal yang seharusnya dilakukan adalah re-orientasi atau melakukan
brain storming kembali, “Kenapa sih, saya harus nulis blog?”
Jawaban setiap Blogger tentunya
berbeda-beda, semua tergantung niat dan passion masing-masing. Ada yang mungkin
dengan menulis menjadi terapi bagi jiwa karena bisa meluapkan segala emosi dan
perasaan lewat blog. Ada juga yang mungkin menulis blog sebagai ‘Buku Diary’
kehidupan, suatu saat bisa dibaca dan dikenang lagi.
Mencari uang dari adsense atau
menulis artikel? Pun tidak jadi masalah, selama bahagia melakukannya dan bisa
terus memotivasi diri untuk menulis. Maka menulis blog bisa menjadi salah satu ‘kehidupan’
bagi seorang Blogger.
Saya sendiri kadang kehilangan
arah untuk menulis blog, mungkin karena banyaknya distraksi orientasi. Maka
dari itu, selama tujuh hari ke belakang saya mencoba melakukan refleksi,
“Apakah saya masih butuh
menulis blog? Apa manfaatnya untuk saya? Apakah manfaat itu harus selalu bernilai
ekonomis?”
Saya selalu ingat kata-kata Austin
Kleon, seorang Blogger yang menulis buku Show Your Work! Ia mengatakan bahwa
menulis blog adalah salah satu cara untuk memberi tahu dunia bahwa kita ini
ada, lho! Kita ini punya karya, lho! Menurutnya, blog adalah salah satu
media/platform yang membuat kita ditemukan oleh orang lain.
Jadi dari pada sibuk berteriak untuk didengar, lebih baik kita menulis untuk ditemukan.
Saya pun sependapat dengan Austin
Kleon, menulis membuat kita akan ditemukan oleh dunia. Tentunya dengan karya dan
kebermanfaatan yang kita miliki.
Menyambut Hari Blogger Nasional,
27 Oktober 2023
Senang sekali rasanya, blogger
diakui dan memiliki hari ‘perayaan’ bersama. Artinya profesi Blogger dihargai
oleh masyarakat luas. Alhamdulillah, tentunya ini merupakan hal yang positif.
Saya tak ingin muluk-muluk, blog telah
membuat banyak perubahan dalam hidup saya, sebuah perjalanan tidak terduga,
saya bisa menjadi seorang penulis blog, berkomunitas, dan memiliki jejaring
pertemanan di dunia blogging.
Saya memulai ngeblog di tahun 2014,
ternyata hampir 10 tahun saya memulai kata demi kata, merangkai kalimat demi
kalimat, paragraf demi paragraf di dalam sebuah blog. Banyak hal yang sudah terjadi
berkat blog dan komunitas blogger yang saya ikuti, salah satunya KEB atau
Kumpulan Emak Blogger.
Kumpulan Emak Blogger, Keluarga
Pertama Saya di Dunia Blogging
![]() |
| Logo pertama KEB (ketika saya ikut) |
Awal saya menulis di blog tentunya
masih acak-acakan sekali, mwahaha. Entahlah, saya baru belajar menuangkan apa
yang saya fikirkan ke dalam sebuah tulisan. Dengan penuh rasa percaya diri
(padahal aslinya malu banget) saya share postingan pertama saya di grup Facebok
KEB.
Duh, rasanya dag dig dug.
Gimana kalau ngga ada yang
komentar?
Gimana kalau ada yang komentar negatif?
Gimana kalau postingan saya ngga
bisa dimengerti pembaca?
Gimana kalau postingan saya menyinggung
orang lain?
Gimana..
Gimana..
Gimana..
Rasa takut dan malu itu terus
menghantui, sampai akhirnya ada komentar perdana di blog saya!
Namun dengan seiring berjalannya waktu, dengan dukungan para Emak Blogger di Kumpulan Emak Blogger, rasa percaya diri saya pun bangkit dan semakin besar. Alhamdulillah, setelah itu saya rajin ikut giveaway atau pun lomba-lomba blogging.
Ini dia beberapa komentar-komentar yang perdana mewarnai blog saya kala itu.
![]() |
| Terharu, guru SD saya komentar pertama di blog T____T |
![]() |
| Terima kasih Mak Dwi Puspita yang sudah komentar di blog saya padahal tulisannya masih minimalis banget waktu itu |
![]() |
| Pernah dikomentarin Pak De Cholik ketika ikut GA beliau Dan sekarang Pak De sudah almarhum (Al-Fatihah). Ada Mba Rahmi Aziza Blogger dan Penulis panutankuuu. |
![]() |
| Terima kasih Mak sudah mengucapkan salam kenal, senang sekali rasanya :D |
![]() |
| Bibi Titi Teliti aka Teh Eri, ini salah satu Blogger Favoritku karena gayanya lucu pisaan, apalagi kalau udah bahas dunia drakor, ngakakzzz |
![]() |
| Mak Pungky, salah satu blogger idolakuuu dulu. Blognya desainnya cakep, tulisannya juga keren. |
Harapan untuk Kumpulan Emak
Blogger
Sekali lagi saya ucapkan berjuta
terima kasih kepada Kumpulan Emak Blogger yang sudah menjadi wadah dan rumah
bagi para Emak Blogger untuk berkreativitas, menepis rasa malu dan minder dalam
menulis. Karena sungguh, berbagai komentar dari Emak Blogger yang berkunjung ke
blog saya sungguh menjadi api semangat untuk saya terus menulis.
Semoga Kumpulan Emak Blogger
tetap bisa merangkul seluruh Emak Blogger dimana pun berada, baik di Indonesia
maupun di luar negeri. Karena semangat para Emak Blogger ini lah yang akan
menular satu sama lain.
![]() |
| Moment bersama Kumpulan Emak Blogger |
Semoga Kumpulan Emak Blogger
selalu menjadi rumah yang nyaman dan ramah bagi kami semua para Emak Blogger. Tidak
ada diskriminasi, bullying, intimidasi, dalam bentuk apapun, karena di
era digital seperti sekarang ini, apa yang kita alami di dunia maya, sangat
berpengaruh di dunia maya.
Semoga Kumpulan Emak Blogger
tetap menjadi teman yang hangat, mampu menggandeng tangan kami semua, mampu
merangkul banyak individu yang tentunya memiliki pandangan, pola pikir, karakter,
dan opini yang berbeda-beda.
Saya yakin memang bukan tugas mudah
untuk bersama-sama, melapangkan hati dengan berbagai dinamika yang ada, tapi
saya yakin bahwa Kumpulan Emak Blogger telah bertumbuh menjadi komunitas yang
semakin dewasa, bijak, dan matang dalam bersikap.
Last but not least.
KANGEN KUMPUL DENGAN PARA EMAK BLOGGER,
SEMOGA SOON ADA GATHERING/KOPDAR LAGI YAAAA.
Ya Alloh capslock jebol, mwahaha.
Semoga Kumpulan Emak Blogger
selalu mengingatkanku pada kebaikan di dunia blogging, yaa. Amiin.
SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL
UNTUK KITA SEMUAAA. SEMANGAAATTT NGEBLOG JANGAN PENSIUN YAA, MAAKK.








.jpeg)


Komentar
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar, semoga kita selalu menjadi ibu yang bahagia :)